Review buku sun and her flowers

Rangkaian Indah Puisi Rupi Kaur “The Sun And Her Flowers” – Review Buku

The Sun And Her Flowers/Matahari Dan Bunga-Bunganya karya dari Rupi Kaur adalah sebuah kumpulan puisi-puisi yang dia tulis dalam membahas tema-tema seperti hubungan (relationships), mencintai diri sendiri (self-love), perkembangan diri (self-growth), budaya (culture), dan masih banyak lagi. Kaur menggunakan metamorfase dalam arti judul bukunya tersebut. “The Sun” atau Matahari berarti seorang perempuan, sedangkan “Her Flowers” atau Bunga-bunganya mengartikan pengalaman-pengalaman yang telah dia lalui.ย 

๐ŸŒž๐ŸŒด๐ŸŒŠ

Kembali teringat ketika saya pertama kali memulai untuk membaca buku ini, sambil menunggu pemandangan matahari terbenam di pinggir pantai Kuta di Bali. Meluangkan waktu sejenak dari kehidupan mencari bahan dan data skripsi di pulau Dewata ๐Ÿ˜Œ

โ€œYou do not just wake up and become the butterfly”
-Growth is a process.โ€

โ€“ Ruri Kaur

Buku puisi-puisi ini pastinya sudah berhasil memberikan inspirasi-inspirasi untuk saya, jadi pastinya review buku akan membuat teman-teman semakin penasaran tentang perspektif-perspektif baru dalam menjalani kehidupan, terutama sebagai seorang perempuan.ย 

Without a further ado, let’s begin! ๐ŸŽ‰

Profil Buku "The Sun And Her Flower"

Puisi dalam buku sun and her flowers

Nama ย  ย  ย : The Sun And Her Flowers

Penulis ย  ย : Rupi Kaur

Terbit ย  ย  ย  : 2017

Halaman : ย 256 ย 

Genre ย  ย  ย  : Puisi, Personal Growth

Ratings ย  ย : 4.2/5 (Goodreads)

Buku The Sun And Her Flowers ditulis dalam bahasa Inggris, tetapi juga sudah diterbitkan dalam Bahasa Indonesia berjudul “Matahari dan Bunga-Bunganya” yang diterbitkan oleh Gramedia.

Ini adalah buku ke-2 yang telah ditulis oleh Rupi Kaur. Buku kumpulan puisi sebelumnya berjudul “Milk And Honey”. Sedangkan buku Rupi yang ke-3 dan terbaru berjudul “Home Body”, buku yang sudah saya ingin baca juga ketika keluar di akhir tahun lalu.

Ps. Oiya, dibuku ini terdapat puisi-puisi dan sketsa-sketsa yang belum bisa terlalu dimengerti untuk para anak-anak ABG atau dibawah umur ya ๐Ÿ™ˆ

Kenapa Saya Membaca Buku "The Sun And Her Flower"?

Jadi ceritanya sahabat sayalah yang memberikan buku ini secara cuma-cuma karena dia tahu kalau saya sudah lama ingin sekali untukย membaca buku “The Sun And Her Flower”, tetapi sewaktu itu belum kesampaian untuk membelinya. Kebetulan sahabat saya sudah selesai membaca buku tersebut. Woila, akhirnya bisa kebaca juga buku tulisan Rupi Kaur ini ๐Ÿ˜

โ€œA lot of timesย we are angry at other peopleย for not doing whatย we should have done for ourselves
– Responsibilityโ€

โ€“ Ruri Kaur

Sesuai ekspektasi saya sebelum membaca buku tersebut, saya membuka halaman secara acak dan membacanya dalam hati. Langsung saja saya mulai mberebes mili ๐Ÿ˜ญ alias menangis (yup, sebegitu relatable-nya dengan keadaanku saat itu, jadi tersentuh oleh tulisan-tulisan Rupi Kaur).

Penilaianku Setelah Membaca Buku "The Sun And Her Flower"?

The book is beautiful, such a master piece of understanding the basic emotions that can be found in everybody’s journey in life. Dalam persepsiku, si penulis ingin mengedepankan dan memperlihatkan perasaan (raw emotions) dalam bentuk tulisan dan sketsa yang dia gambar.ย 

Showing your vulnerability is strong, its shows us that we have the ability to be human, to feel all the emotions and the empathy for the world around us ๐Ÿ˜Œ

Pelajaran yang bisa diambil dari buku ini dapat membantu kita untuk belajar dan memahami tentang diri sendiri secara lebih baik. Merubah persepsi saya tentang bagaimana menyikapi insecurity (kegelisahan dan ketidaknyamanan) di masa lalu ataupun anxiety (kekhawatiran) akan masa depan. Calming our overthinking choppy waves…

Membaca buku sun and her flower
Menikmati Smoothie bowl sambil membaca
the sun and her flowers
Menunggu Sunset di Kuta, Bali

Is The Book Worth It? Siapa Yang Harus Membaca Buku Ini?

CAPITAL YES PERIOD! ๐Ÿ˜†

Iya menurutku ini adalah buku yang wajib dibaca untuk teman-teman terutama “young-adult” karena banyak memberika insight tentang hal-hal yang baru dan menarik untuk dibahas.

Rupi Kaur berhasil membawa para pembacanya untuk melewati pengalaman-pengalaman yang sudah pernah dirasakan pembacanya kembali ataupun pembaca yang belum mempunyai pengalaman tersebut. Kata-kata rangkaian puisi yang indah dia pilih untuk mengajak para pembacanya dalam melewati lika-liku perasaan manusia. Sama seperti bunga yang mulai dari kuncup, mekar, hingga layu kembali berulang-ulang kali mengikuti musim untuk terus tumbuh ๐ŸŒปโœจ

Kita sebagai pembacanya juga mengikuti fase-fase dalam tulisan puisi karyanya. Berbicara dengan diri sendiri akan rasa-rasa yang sudah pernah kita rasakan, tetapi mungkin belum pernah terpikirkan secara mendalam. Bisa dikatakan kalau buku ini adalah jembatan antara rasa dan pemikiran.

โ€œBe tender and tough all at once,
you need to be vulnerable to live fully
but rough enough to survive it allโ€

โ€“ Rupi Kaur

Apakah teman-teman jadi tertarik untuk membaca karya Rupi Kaur ini? Please say Yes haha.. atau ada yang sudah membaca buku-buku dia yang lain? Apa yang kalian suka dari goresan-goresan pena Mbak Rupi ini? ๐Ÿ˜

Jadi tidak sabar untuk membaca Home Body hehe. Aniwaii, semoga review ini bisa menambah informasi mengenai literasi menarik yang bisa teman-teman baca. Terima kasih sudah menyimak review buku ini sampai sini. I appreciate you guys so much! ๐Ÿ’•

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Related Articles

This Post Has 2 Comments

  1. Mba, maap, cepet aja.

    Aku kagum banget sama tampilan blogmu ya ampon, kece sekali parah ๐Ÿ˜€

Leave a Reply

Terima Kasih Sudah Membaca ๐Ÿ’›

Aqmarina

Travel Blogger

Iโ€™m a fan of traveling and taking pictures along the way, including that feeling of waking up in difference places and getting the excitement of talking to other people about their travel stories, or just simply enjoying the moment.

Aqmarina

Instagram
Popular Stories
Ads
Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia
Let's Explore!
Community
Close Menu